Hari ini berapa Ramadhan? Pertanyaan ini sering muncul menjelang datangnya bulan suci umat Islam. Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa, membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan kegiatan keagamaan lainnya. Tapi sebenarnya, kapan tepatnya Ramadhan dimulai setiap tahun?
Tanggal masuknya Ramadhan tidak bisa ditentukan jauh-jauh hari seperti kalender Masehi. Ini karena Ramadhan mengikuti penanggalan Hijriah yang berdasarkan peredaran bulan. Artinya, setiap tahun Ramadhan akan bergeser sekitar 10 hari lebih awal dalam kalender Gregorian.
Penentuan Tanggal Awal Ramadhan
Penentuan kapan Ramadhan dimulai bergantung pada rukyatul hilal atau hisab. Rukyatul hilal adalah pengamatan secara langsung terhadap bulan sabit baru setelah matahari terbenam. Sementara hisab adalah perhitungan astronomi yang dilakukan oleh pihak berwenang.
1. Rukyatul Hilal
Metode ini masih menjadi acuan utama di banyak negara, termasuk Indonesia. Pengamatan dilakukan secara manual oleh para astronom atau tokoh agama di lokasi-lokasi tertentu. Jika hilal berhasil dilihat, maka esok harinya dinyatakan sebagai 1 Ramadhan.
2. Hisab
Hisab merupakan metode perhitungan ilmiah untuk memperkirakan posisi bulan. Meski akurat, metode ini tidak selalu digunakan sebagai dasar penentuan secara resmi, tergantung kebijakan pemerintah setempat.
3. Penetapan oleh Pemerintah
Di Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Kementerian Agama biasanya turut serta dalam proses ini. Namun, pemerintah tetap menunggu hasil rukyat atau keputusan dari sidang isbat sebelum menetapkan secara resmi.
Jadwal Ramadhan 1446 H / 2025 M
Ramadhan 1446 H diperkirakan akan dimulai pada bulan Maret atau April 2025. Tepatnya, 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada hari Senin, 10 Maret 2025. Tanggal ini bisa berubah tergantung hasil rukyat atau hisab menjelang awal bulan.
Berikut perkiraan jadwal Ramadhan 1446 H:
| Tanggal Hijriah | Tanggal Masehi | Hari |
|---|---|---|
| 1 Ramadhan 1446 H | 10 Maret 2025 | Senin |
| 10 Ramadhan 1446 H | 19 Maret 2025 | Rabu |
| 15 Ramadhan 1446 H | 24 Maret 2025 | Senin |
| 20 Ramadhan 1446 H | 29 Maret 2025 | Sabtu |
| 29 Ramadhan 1446 H | 6 April 2025 | Senin |
| 1 Syawal 1446 H (Idul Fitri) | 9 April 2025 | Kamis |
Catatan: Jadwal ini bersifat estimasi dan dapat berubah sesuai hasil rukyat atau keputusan pemerintah.
Perbedaan Tanggal Ramadhan di Beberapa Negara
Karena penentuannya masih mengandalkan rukyatul hilal, tidak jarang terjadi perbedaan tanggal masuk Ramadhan antarnegara. Misalnya, Indonesia bisa saja merayakan Ramadhan satu hari setelah negara-negara di Timur Tengah.
Negara-negara dengan sistem hisab murni seperti Turki atau Malaysia mungkin menetapkan tanggal yang sama setiap tahun. Namun, negara-negara seperti Indonesia, Arab Saudi, dan Pakistan masih mengedepankan rukyat.
Kapan THR Pensiunan 2026 Cair?
Selain penantian Ramadhan, banyak pensiunan juga menantikan THR menjelang Idul Fitri. THR atau Tunjangan Hari Raya biasanya diberikan menjelang lebaran sebagai bentuk apresiasi kepada pegawai, termasuk pensiunan.
1. Jadwal Pencairan THR Pensiunan 2026
THR pensiunan tahun 2026 diperkirakan akan cair menjelang Idul Fitri 1447 H, yang berada di sekitar Maret atau April 2026. Tepatnya, pencairan bisa dimulai sekitar 1-2 minggu sebelum lebaran.
2. Rincian THR Pensiunan
THR pensiunan biasanya diberikan oleh instansi tempat pensiunan bekerja sebelumnya. Besarnya THR tergantung pada masa kerja, golongan, dan kebijakan internal masing-masing lembaga.
Berikut rincian umum THR pensiunan:
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| THR Pokok | Diberikan kepada semua pensiunan aktif dan mantan pegawai |
| THR Tambahan | Untuk pensiunan dengan masa kerja lebih dari 10 tahun |
| Tunjangan Khusus | Diberikan berdasarkan jabatan atau kedinasan tertentu |
3. Syarat Penerimaan THR Pensiunan
Tidak semua pensiunan otomatis mendapatkan THR. Ada beberapa syarat yang biasanya diterapkan oleh instansi:
- Minimal sudah menjadi pensiunan selama 1 tahun
- Tidak dalam status dicabut hak pensiun
- Masih terdaftar aktif dalam daftar penerima pensiun
Tips Menanti THR dan Menjalani Ramadhan
Menjelang Ramadhan dan THR, banyak orang mulai mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari kebutuhan lebaran hingga rencana keuangan selama bulan puasa.
1. Buat Rencana Anggaran THR
THR biasanya menjadi tambahan penghasilan yang sangat ditunggu. Agar tidak cepat habis, buat rencana anggaran sejak awal. Misalnya, sisihkan sebagian untuk belanja lebaran, sebagian untuk tabungan, dan sisanya untuk kebutuhan hari raya.
2. Siapkan Perlengkapan Puasa
Persiapkan perlengkapan puasa seperti pakaian lebaran, takjil, atau bahkan buku panduan puasa. Ini bisa membantu memperdalam pengalaman spiritual selama Ramadhan.
3. Manfaatkan THR untuk Sedekah
THR bukan hanya untuk kebutuhan pribadi. Banyak yang memanfaatkannya untuk membantu orang lain melalui sedekah atau zakat fitrah. Ini juga menjadi bagian dari semangat berbagi di bulan suci.
Disclaimer
Jadwal Ramadhan dan THR pensiunan bersifat estimasi. Tanggal resmi dapat berubah tergantung hasil rukyat atau keputusan pemerintah menjelang awal bulan. Informasi ini dimaksudkan sebagai referensi umum dan dapat diperbarui sewaktu-waktu sesuai perkembangan terkini.