Cara Mengambil Bansos di BRI Februari 2026: Panduan Lengkap untuk Penerima Baru

Pemerintah terus menyalurkan berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia. Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi salah satu kanal utama pencairan dana bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU). Setiap bulannya, jutaan penerima manfaat mengakses dana bantuan melalui jaringan BRI yang tersebar luas di berbagai pelosok daerah.

Bagi penerima yang baru pertama kali mendapatkan bantuan lewat rekening BRI, proses pengambilan dana bisa terasa membingungkan. Mulai dari aktivasi kartu, mengetahui PIN bawaan, hingga memahami cara kerja mesin ATM memerlukan panduan yang jelas. Ketidakpahaman terhadap prosedur ini kerap membuat penerima baru kesulitan mengakses dana yang sebenarnya sudah tersedia di rekening mereka.

Artikel ini menyajikan panduan praktis dan menyeluruh tentang cara mengambil bansos di BRI per Februari 2026. Anda akan mendapatkan informasi lengkap mulai dari persiapan dokumen, langkah aktivasi kartu, cara cek saldo, penarikan tunai di ATM, hingga alternatif pengambilan melalui teller dan agen BRILink. Simak setiap langkahnya agar proses pencairan berjalan lancar.

Apa Itu Penyaluran Bansos Melalui BRI?

Penyaluran bantuan sosial melalui BRI merupakan bagian dari program perlindungan sosial pemerintah yang dikelola oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. BRI dipilih sebagai bank penyalur karena termasuk dalam kelompok bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yang memiliki jaringan luas hingga ke daerah pedesaan.

Dasar hukum penyaluran bansos merujuk pada sejumlah regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial serta berbagai Peraturan Menteri Sosial yang mengatur teknis pelaksanaan program. Kementerian Sosial bertindak sebagai penyelenggara utama, sementara BRI berperan sebagai lembaga penyalur yang memastikan dana sampai ke tangan penerima manfaat.

Program bansos yang disalurkan melalui BRI mencakup PKH, BPNT, BLT, dan beberapa bantuan lainnya. Setiap penerima mendapatkan kartu khusus, baik berupa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) maupun kartu ATM BRI Simpedes atau Britama, sebagai alat untuk mengakses dana bantuan yang telah dicairkan ke rekening masing-masing.

Tujuan dan Manfaat Penyaluran Bansos via BRI

Program penyaluran bansos melalui sistem perbankan BRI memiliki beberapa tujuan strategis. Pertama, memastikan dana bantuan tersalurkan secara transparan dan tepat sasaran langsung ke rekening penerima. Kedua, mendorong inklusi keuangan bagi masyarakat kurang mampu agar terbiasa menggunakan layanan perbankan formal. Ketiga, mengurangi risiko penyimpangan dana yang mungkin terjadi jika penyaluran dilakukan secara tunai.

Manfaat yang dirasakan penerima cukup signifikan. Dana bantuan dapat diakses kapan saja melalui ATM BRI yang tersebar di seluruh Indonesia tanpa dikenakan biaya administrasi. Penerima juga memiliki rekening tabungan yang bisa digunakan untuk kebutuhan perbankan lainnya, seperti menabung atau menerima transfer. Selain itu, tersedianya agen BRILink di berbagai desa memudahkan akses bagi mereka yang tinggal jauh dari kantor cabang.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Cara Mengatasi Lupa Username Aplikasi Cek Bansos Kemensos Februari 2026

Sasaran utama program ini adalah keluarga miskin dan rentan miskin yang datanya tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Dampak positif yang diharapkan meliputi peningkatan kesejahteraan keluarga penerima sekaligus tumbuhnya literasi keuangan di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.

Syarat dan Kriteria Penerima Bansos BRI

Syarat Umum

Untuk dapat mengambil dana bansos di BRI, penerima harus memenuhi beberapa persyaratan dasar. Pertama, penerima harus terdaftar secara resmi dalam program bantuan sosial pemerintah melalui DTKS. Kedua, penerima wajib memiliki kartu penyalur yang aktif, baik berupa KKS maupun kartu ATM BRI. Ketiga, penerima harus mengetahui PIN kartu untuk dapat melakukan transaksi secara mandiri.

Kriteria Penerima

Penerima bansos melalui BRI adalah masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai keluarga miskin atau rentan berdasarkan penilaian DTKS Kementerian Sosial. Mereka umumnya memiliki penghasilan di bawah garis kemiskinan dan telah melalui proses verifikasi serta validasi data oleh petugas lapangan. Masyarakat yang sudah menerima bantuan serupa dari program lain atau yang status ekonominya dinilai sudah membaik bisa dikecualikan dari daftar penerima pada periode berikutnya.

Dokumen yang Diperlukan

Saat hendak mengambil bansos di BRI, pastikan Anda membawa dokumen berikut. Kartu ATM atau Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dalam kondisi baik, pastikan chip atau magnetic stripe tidak rusak. Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli sebagai cadangan untuk keperluan verifikasi identitas jika diperlukan di kantor cabang. Nomor handphone aktif yang terdaftar, berguna untuk aktivasi layanan notifikasi atau mobile banking. Catatan PIN 6 digit yang telah diaktivasi, atau informasi PIN default bagi penerima baru yang belum melakukan aktivasi.

Aspek Keterangan
Nama Program Penyaluran Bansos (PKH, BPNT, BLT) via BRI
Penyelenggara Kementerian Sosial RI melalui Bank BRI
Sasaran Penerima Keluarga miskin dan rentan miskin yang terdaftar di DTKS
Limit Penarikan ATM BRI Rp5.000.000 – Rp10.000.000 per hari (gratis biaya)
Periode Pencairan Setiap bulan sesuai jadwal Kemensos
Kontak Resmi Call Center BRI: 14017 / 1500017

Cara Mengambil Bansos di BRI dengan Mudah

Cara Pertama: Penarikan Melalui ATM BRI

Langkah 1: Aktivasi Kartu bagi Penerima Baru Jika Anda baru pertama kali menerima kartu bansos dari BRI, langkah awal yang wajib dilakukan adalah aktivasi kartu. Kunjungi ATM BRI terdekat, masukkan kartu ke slot mesin, lalu gunakan PIN default. Untuk KKS baru, PIN default umumnya berupa 6 digit terakhir NIK atau tanggal lahir dalam format DDMMYY. Sistem akan meminta Anda membuat PIN baru setelah berhasil masuk.

Langkah 2: Buat PIN Baru yang Aman Setelah PIN default diterima, ATM akan mengarahkan Anda untuk membuat PIN baru 6 digit. Pilih kombinasi angka yang mudah Anda ingat tetapi sulit ditebak orang lain. Hindari penggunaan tanggal lahir, nomor berurutan seperti 123456, atau angka kembar. Konfirmasi PIN baru dengan memasukkan ulang angka yang sama agar tersimpan dalam sistem.

Langkah 3: Cek Saldo Rekening Sebelum menarik dana, pastikan saldo bantuan sudah masuk ke rekening. Dari menu utama ATM, pilih opsi “Transaksi Lainnya” kemudian pilih “Informasi Saldo” atau “Cek Saldo”. Pilih jenis rekening “Tabungan” dan saldo akan ditampilkan di layar. Anda bisa mencetak struk sebagai bukti pengecekan untuk keperluan dokumentasi pribadi.

Langkah 4: Lakukan Penarikan Tunai Setelah memastikan saldo tersedia, kembali ke menu utama dan pilih “Tarik Tunai” atau “Penarikan”. ATM menyediakan pilihan nominal standar seperti Rp100.000, Rp200.000, hingga Rp500.000. Jika ingin menarik nominal tertentu, pilih opsi “Jumlah Lain” dan masukkan angka dalam kelipatan Rp50.000 atau Rp100.000 sesuai denominasi uang yang tersedia di mesin.

Baca Juga:  Cara Mudah Cek Desil & Data Bansos DTSEN di HP 2026 Terbaru

Langkah 5: Konfirmasi dan Selesaikan Transaksi Periksa kembali nominal penarikan yang tertera di layar sebelum menekan tombol “Ya” atau “Setuju”. Tunggu uang keluar dari mesin dan segera ambil karena ada batas waktu sebelum uang ditarik kembali secara otomatis. Setelah itu, ambil kartu dan struk transaksi. Jangan pernah meninggalkan kartu di mesin ATM dalam keadaan apapun.

Cara Kedua: Pengambilan Melalui Teller atau Agen BRILink

Bagi penerima yang tidak terbiasa menggunakan mesin ATM, tersedia dua alternatif lain. Pertama, Anda bisa mendatangi kantor cabang BRI pada jam operasional (Senin hingga Jumat pukul 08.00-15.00), membawa kartu ATM atau KKS beserta KTP asli, lalu melakukan penarikan melalui teller. Kedua, kunjungi agen BRILink yang ada di sekitar tempat tinggal Anda, biasanya berupa warung atau toko yang memiliki spanduk BRILink. Serahkan kartu kepada agen, masukkan PIN pada mesin EDC saat diminta, dan terima uang beserta bukti transaksi. Pastikan jumlah yang diterima sesuai dengan nominal penarikan.

Jadwal Pencairan Bansos BRI Februari 2026

Pencairan dana bansos melalui BRI dilakukan secara bertahap setiap bulan mengikuti jadwal yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial. Untuk periode Februari 2026, pencairan umumnya dilakukan pada minggu pertama hingga minggu kedua bulan berjalan, meskipun jadwal pasti dapat bervariasi tergantung kebijakan terbaru.

Penerima disarankan untuk rutin mengecek saldo rekening mulai awal bulan guna mengetahui apakah dana sudah dicairkan. Informasi jadwal resmi biasanya disampaikan melalui pendamping PKH di lapangan atau pengumuman dari kelurahan setempat. Perlu diingat bahwa proses pencairan bisa mundur beberapa hari dari jadwal yang direncanakan akibat proses administrasi atau verifikasi data.

Cara Cek Status Pencairan Bansos di BRI

Cek Via ATM BRI

Cara paling cepat untuk mengetahui apakah dana bansos sudah cair adalah dengan mengecek saldo di ATM BRI. Masukkan kartu, ketik PIN, lalu pilih menu “Cek Saldo”. Jika ada penambahan saldo dari periode sebelumnya, berarti dana bantuan sudah masuk. Pengecekan di ATM BRI tidak dikenakan biaya dan bisa dilakukan kapan saja.

Cek Via Aplikasi BRImo

Penerima juga bisa memantau saldo melalui aplikasi BRImo yang tersedia di Play Store maupun App Store. Unduh dan instal aplikasi, lalu daftar menggunakan nomor rekening dan data diri. Setelah berhasil login, saldo rekening akan langsung terlihat di halaman utama aplikasi beserta riwayat mutasi transaksi yang memudahkan pemantauan.

Cek Via Call Center BRI

Jika tidak memiliki akses ke ATM atau aplikasi, penerima dapat menghubungi call center BRI di nomor 14017 atau 1500017. Layanan ini tersedia selama 24 jam. Sampaikan data identitas dan nomor rekening kepada petugas untuk mendapatkan informasi saldo dan status pencairan. Pastikan Anda menghubungi dari nomor yang terdaftar.

Tips Penting Seputar Pengambilan Bansos di BRI

Berikut beberapa saran yang perlu diperhatikan agar proses pengambilan bansos berjalan aman dan lancar. Pertama, segera ganti PIN default setelah menerima kartu baru dan jangan beritahukan PIN kepada siapa pun termasuk orang yang mengaku petugas bank atau pemerintah. Kedua, simpan kartu ATM atau KKS di tempat yang aman dan hindari menyimpan bersama benda magnetis yang bisa merusak chip. Ketiga, selalu tutup keypad dengan tangan saat memasukkan PIN di ATM untuk mencegah orang lain melihat. Keempat, hindari meminta bantuan orang asing saat bertransaksi di ATM. Kelima, simpan setiap struk transaksi sebagai bukti penarikan. Keenam, jika kartu tertelan mesin, jangan panik dan segera hubungi call center BRI di 14017.

Baca Juga:  Cek Nama Penerima Bansos PKH & Sembako 2026 Secara Online, Cukup dari HP

Masalah yang Sering Terjadi dan Solusinya

Beberapa kendala umum yang kerap dialami penerima bansos saat mengambil dana di BRI beserta solusinya. Pertama, PIN default tidak berfungsi saat aktivasi. Solusinya, coba kombinasi lain seperti tanggal lahir format DDMMYY atau 6 digit terakhir KK. Jika tetap gagal, kunjungi kantor cabang BRI dengan membawa KTP dan kartu untuk reset PIN.

Kedua, saldo nol padahal sudah masuk jadwal pencairan. Solusinya, tunggu beberapa hari karena pencairan bisa bertahap. Jika setelah seminggu belum ada perubahan, hubungi pendamping PKH atau Dinas Sosial setempat untuk konfirmasi.

Ketiga, kartu ATM tertelan mesin. Jika terjadi di ATM dalam kantor cabang, langsung minta bantuan petugas. Jika di ATM luar, catat nomor mesin ATM dan segera hubungi call center BRI di 14017 atau 1500017 untuk proses pengembalian kartu.

Keempat, mesin ATM kehabisan uang atau sedang offline. Coba gunakan ATM BRI lain yang terdekat atau kunjungi agen BRILink sebagai alternatif penarikan.

FAQ: Pertanyaan Seputar Pengambilan Bansos di BRI

Q1: Apakah penarikan bansos di ATM BRI dikenakan biaya? Penarikan dana bansos di ATM BRI sepenuhnya gratis tanpa potongan biaya administrasi. Namun, jika Anda menarik di ATM milik bank lain, akan dikenakan biaya sekitar Rp7.500 hingga Rp10.000 per transaksi. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk selalu menggunakan ATM BRI agar dana bantuan tidak berkurang.

Q2: Berapa limit maksimal penarikan tunai di ATM BRI per hari? Limit penarikan tunai harian di ATM BRI berkisar antara Rp5.000.000 hingga Rp10.000.000 tergantung jenis kartu yang digunakan. Untuk nominal bantuan yang cukup besar seperti PKH, Anda mungkin perlu melakukan penarikan lebih dari satu kali atau langsung mendatangi teller di kantor cabang BRI.

Q3: Bagaimana jika saya lupa PIN kartu ATM bansos? Jika lupa PIN, kunjungi kantor cabang BRI terdekat dengan membawa KTP asli dan kartu ATM atau KKS. Ajukan permohonan reset PIN kepada petugas customer service. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 15 hingga 30 menit dan tidak dikenakan biaya sama sekali.

Q4: Apakah dana bansos bisa diambil sekaligus seluruhnya? Dana bansos dapat ditarik sekaligus selama nominal tidak melebihi limit penarikan harian ATM. Jika jumlahnya melebihi limit, Anda bisa melakukan beberapa kali penarikan dalam satu hari atau langsung datang ke teller kantor cabang BRI untuk menarik seluruh saldo sekaligus.

Q5: Bisakah rekening BRI bansos digunakan untuk keperluan lain? Ya, rekening BRI yang digunakan untuk penyaluran bansos juga berfungsi sebagai rekening tabungan biasa. Anda dapat menggunakannya untuk menabung, menerima transfer dari pihak lain, membayar tagihan, atau melakukan transaksi perbankan lainnya layaknya rekening pada umumnya.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari ketentuan Bank BRI dan program bantuan sosial pemerintah yang berlaku per awal tahun 2026. Limit transaksi, biaya, dan prosedur dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank maupun pemerintah. Untuk informasi terbaru dan paling akurat, pembaca disarankan menghubungi call center BRI di 14017 atau mengunjungi kantor cabang BRI terdekat.

Secara keseluruhan, proses pengambilan bansos di BRI tidaklah rumit selama Anda memahami langkah-langkahnya dengan baik. Kunci utamanya adalah melakukan aktivasi kartu dan mengganti PIN default sejak awal, lalu membiasakan diri menggunakan ATM atau memanfaatkan layanan teller dan agen BRILink jika diperlukan.

Bagikan artikel ini kepada keluarga atau tetangga yang juga menerima bansos agar mereka mendapatkan panduan yang sama. Tetap pantau informasi terbaru dari Kementerian Sosial dan Bank BRI untuk memastikan Anda tidak ketinggalan jadwal pencairan maupun perubahan kebijakan di masa mendatang.

Tinggalkan komentar