Cara Daftar Antrian KJP Sembako 2026 di Pasar Jaya, Dharma Jaya & Food Station

Bayangkan mendapatkan paket sembako berisi beras 5 kg, daging sapi, ayam, ikan, telur, hingga susu UHT hanya dengan membayar Rp126.000. Program pangan bersubsidi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini bukan sekadar wacana, melainkan sudah berjalan sejak 21 Januari 2026 dan terus berlanjut hingga saat ini.

Tiga lembaga resmi ditunjuk sebagai penyalur langsung oleh Pemprov DKI Jakarta, yakni Perumda Pasar Jaya, Perumda Dharma Jaya, dan PT Food Station Tjipinang Jaya. Ketiganya menyediakan sistem pendaftaran antrian secara daring yang wajib dilakukan sehari sebelum pengambilan (H-1). Tanpa tiket antrian digital, warga tidak bisa mengambil paket sembako di gerai manapun.

Artikel ini menyajikan panduan lengkap mulai dari link pendaftaran resmi, persyaratan, jadwal, hingga strategi agar tidak kehabisan kuota. Simak setiap bagian dengan saksama agar proses pendaftaran berjalan lancar dan Anda berhasil mendapatkan jatah sembako bersubsidi tepat waktu.

Apa Itu Program Sembako Bersubsidi KJP 2026?

Program sembako bersubsidi merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertujuan menyediakan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau bagi warga kurang mampu. Program ini memanfaatkan sistem Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sebagai salah satu instrumen verifikasi penerima manfaat.

Dasar pelaksanaan program ini mengacu pada kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait ketahanan pangan dan perlindungan sosial bagi warga ibu kota. Tiga Perumda dan BUMD ditunjuk sebagai pelaksana teknis, yaitu Perumda Pasar Jaya yang mengelola distribusi melalui jaringan pasar tradisional, Perumda Dharma Jaya yang fokus pada distribusi produk hewani, serta PT Food Station Tjipinang Jaya yang menangani distribusi beras dan bahan pangan pokok.

Program ini sudah mulai berjalan sejak 21 Januari 2026 dan terus diperluas jangkauannya. Setiap penyalur memiliki sistem pendaftaran antrian daring masing-masing untuk memastikan distribusi berjalan tertib dan merata.

Tujuan dan Manfaat Program Sembako Bersubsidi

Program sembako bersubsidi DKI Jakarta memiliki sejumlah tujuan strategis. Pertama, meringankan beban pengeluaran rumah tangga warga kurang mampu untuk kebutuhan pangan pokok. Kedua, menjamin ketersediaan bahan makanan bergizi bagi kelompok rentan di wilayah ibu kota. Ketiga, menekan angka kerawanan pangan di Jakarta melalui subsidi harga. Keempat, memastikan distribusi bantuan pangan berjalan tepat sasaran melalui mekanisme verifikasi data digital.

Manfaat konkret yang dirasakan masyarakat sangat signifikan. Dengan harga Rp126.000 hingga Rp146.000, warga bisa membawa pulang paket lengkap berisi beras, daging sapi, daging ayam, ikan kembung, telur, dan susu UHT. Nominal ini jauh lebih murah dibandingkan harga pasar normal untuk komposisi bahan pangan yang sama. Sasaran utama program meliputi pemegang KJP Plus, pekerja berpenghasilan rendah, lansia, penyandang disabilitas, serta tenaga pendidik non-PNS di wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga:  8 Alasan Penerima Bansos Dicoret Mulai 2026, Nomor 4 Paling Banyak Terjadi

Syarat dan Kriteria Penerima Sembako Bersubsidi 2026

Syarat Umum

Tidak semua warga Jakarta otomatis berhak mengikuti program ini. Calon penerima harus memenuhi persyaratan utama, yaitu tercatat dalam sistem verifikasi data Pemprov DKI Jakarta. Status “terdaftar” menjadi kunci utama, karena sistem pendaftaran antrian daring akan secara otomatis menolak data yang tidak terdaftar dalam database resmi. Selain itu, calon penerima wajib memiliki KTP DKI Jakarta yang masih berlaku dan Kartu Keluarga yang sesuai dengan domisili.

Kriteria Penerima

Berdasarkan ketentuan Pemprov DKI Jakarta, kategori warga yang berhak mendapatkan sembako bersubsidi meliputi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) dengan penghasilan maksimal 1,1 kali UMP yang sudah terdaftar, lansia tidak mampu yang terdaftar, penyandang disabilitas tidak mampu yang terdaftar, pemegang Kartu Anak Jakarta, pemegang Kartu Pekerja Jakarta, penghuni rusun sesuai kriteria Kepala Perangkat Daerah bidang perumahan rakyat, kader PKK tidak mampu yang terdaftar, serta guru non-PNS dan tenaga pendidik non-PNS berpenghasilan maksimal 1,1 kali UMP.

Dokumen yang Diperlukan

Saat pengambilan sembako di lokasi penyalur, dokumen berikut wajib dibawa dalam kondisi lengkap: KTP asli (bukan fotokopi), fotokopi Kartu Keluarga, kartu penerima manfaat asli sesuai kategori (KJP Plus, Kartu Anak Jakarta, Kartu Pekerja Jakarta, atau kartu lainnya), serta tiket antrian hasil pendaftaran daring yang bisa berupa cetakan, tangkapan layar, atau file digital yang menampilkan barcode. Petugas di lokasi akan melakukan verifikasi data, sehingga ketidaksesuaian antara dokumen dengan data pendaftaran bisa berakibat penolakan.

Aspek Keterangan
Nama Program Program Pangan Bersubsidi DKI Jakarta 2026
Penyelenggara Pemprov DKI Jakarta melalui Pasar Jaya, Dharma Jaya, dan Food Station
Sasaran Penerima Pemegang KJP Plus, PJLP, lansia, disabilitas, guru non-PNS, dan kategori lainnya
Harga Paket Rp126.000 – Rp146.000 (beras 5 kg, daging sapi 1 kg, ayam 1 kg, ikan 1 kg, telur 1 tray, susu UHT)
Periode Pendaftaran Setiap hari (H-1 sebelum pengambilan), sesuai jam operasional masing-masing penyalur
Website Resmi antreanpangsub.dharmajaya.co.id | antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id | pmb.foodstation.co.id

Cara Daftar Antrian Sembako Bersubsidi KJP dengan Mudah

Cara Pertama: Daftar Online di Tiga Penyalur Resmi

Langkah 1: Pilih Penyalur dan Akses Link Resmi

Tentukan penyalur yang paling dekat dengan domisili Anda, lalu akses link pendaftaran sesuai pilihan. Untuk Dharma Jaya, buka https://antreanpangsub.dharmajaya.co.id/. Untuk Pasar Jaya jalur reguler, akses https://antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id/ atau jalur OTS di https://ots.pasarjaya.co.id/. Sedangkan Food Station tersedia di https://pmb.foodstation.co.id/. Pastikan mengakses pada jam operasional yang telah ditentukan.

Langkah 2: Isi Formulir Pendaftaran

Setelah halaman terbuka, isi seluruh kolom formulir sesuai data diri. Untuk Pasar Jaya, Anda perlu memilih wilayah domisili terlebih dahulu (Jakarta Pusat, Utara, Selatan, Barat, atau Timur) dan menentukan lokasi pengambilan terdekat. Data yang dibutuhkan meliputi Nomor Kartu Keluarga, NIK, nomor kartu KJP, dan tanggal lahir. Pastikan setiap data diketik dengan benar agar tidak gagal verifikasi.

Langkah 3: Verifikasi Data dan Isi CAPTCHA

Ketik kode CAPTCHA yang ditampilkan di layar untuk membuktikan bahwa Anda bukan robot. Setelah itu, centang kotak persetujuan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kesalahan umum yang sering terjadi adalah salah ketik pada NIK atau nomor KK, sehingga disarankan untuk menyalin data dari dokumen asli.

Baca Juga:  Bansos Ramadan 2026 Cair! Ini Rincian BPNT dan Paket Beras 20 Kg yang Akan Diterima Warga

Langkah 4: Tunggu Proses Verifikasi Sistem

Sistem akan melakukan pencocokan data secara otomatis dengan database Pemprov DKI Jakarta. Proses ini biasanya berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit, tergantung beban server. Jika data tidak ditemukan dalam sistem, kemungkinan status Anda belum terdaftar sebagai penerima manfaat.

Langkah 5: Simpan Tiket Antrian

Setelah verifikasi berhasil, tiket antrian berisi nomor urut dan barcode akan muncul di layar. Segera simpan tiket ini dalam beberapa format sekaligus: tangkapan layar di galeri ponsel, unduhan file PDF, dan cetakan fisik jika memungkinkan. Tiket ini wajib ditunjukkan beserta dokumen pendukung saat pengambilan sembako di H+1.

Cara Kedua: Pendaftaran Langsung di Lokasi (Metode OTS)

Khusus Pasar Jaya, tersedia jalur pendaftaran On The Spot (OTS) melalui https://ots.pasarjaya.co.id/ dengan jam pendaftaran pukul 14.00–17.00 WIB. Metode ini cocok bagi warga yang kesulitan mendaftar di jam reguler. Pengambilan tetap dilakukan di H+1 pada pukul 08.00–17.00 WIB. Pastikan membawa seluruh dokumen yang dibutuhkan seperti KTP asli, fotokopi KK, dan kartu penerima manfaat.

Jadwal Pendaftaran dan Pengambilan Sembako Februari 2026

Setiap penyalur memiliki jadwal operasional yang berbeda. Dharma Jaya membuka pendaftaran paling awal mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB dengan pengambilan di H+1 setelah pendaftaran. Pasar Jaya jalur reguler beroperasi pukul 07.00–17.00 WIB, sementara jalur OTS dibuka lebih siang pukul 14.00–17.00 WIB, dan pengambilan untuk keduanya di H+1 pukul 08.00–17.00 WIB.

Food Station memiliki jadwal paling terbatas, yaitu pendaftaran dimulai pukul 16.00 WIB di H-1 dan pengambilan di pukul 06.00–14.00 WIB. Kuota tiket antrian terbatas dan biasanya habis dalam hitungan menit, sehingga ketepatan waktu akses menjadi faktor penentu keberhasilan. Sesuaikan strategi pendaftaran Anda dengan jadwal masing-masing penyalur agar peluang mendapatkan tiket semakin besar.

Cara Cek Status Pendaftaran Antrian KJP Sembako

Cek Via Website Resmi

Setelah berhasil mendaftar, status pendaftaran bisa dicek langsung melalui tiket antrian yang sudah tersimpan. Pastikan barcode dan nomor antrian terlihat jelas pada tiket. Jika ragu, akses kembali laman pendaftaran masing-masing penyalur dan masukkan data yang sama untuk mengecek apakah pendaftaran sudah tercatat dalam sistem.

Cek Via Konfirmasi di Lokasi

Pada hari pengambilan (H+1), tunjukkan tiket antrian dan dokumen pendukung kepada petugas di lokasi. Petugas akan memindai barcode dan memverifikasi kesesuaian data. Jika ada kendala, petugas akan memberikan arahan langsung mengenai langkah yang harus ditempuh.

Cek Via WhatsApp Layanan Bantuan

Jika mengalami masalah teknis atau ingin memastikan status pendaftaran, hubungi layanan bantuan melalui WhatsApp: Dharma Jaya di nomor 0858-1438-4629, Pasar Jaya di nomor 0856-111-7008 atau 0811-953-0063, dan Food Station di nomor 0821-3700-1200. Layanan ini aktif pada jam kerja dan siap membantu mengatasi berbagai kendala pendaftaran.

Tips Penting agar Tidak Kehabisan Kuota Antrian

Pertama, salin semua data yang dibutuhkan (Nomor KK, NIK, nomor kartu KJP, tanggal lahir) ke catatan digital di ponsel agar bisa langsung ditempelkan saat formulir terbuka. Kedua, buka laman pendaftaran beberapa menit sebelum jam pembukaan resmi dan bersiap menekan tombol begitu sistem aktif. Ketiga, gunakan koneksi internet yang stabil seperti jaringan 4G/5G atau WiFi rumah, hindari WiFi publik yang lambat. Keempat, jangan panik jika server terasa lambat di menit-menit awal karena banyak pengguna yang mengakses bersamaan, cukup lakukan refresh halaman secara berkala tanpa menekan tombol berkali-kali. Kelima, segera simpan tiket antrian dalam beberapa format sekaligus sebagai antisipasi. Keenam, perhatikan ketentuan khusus masing-masing penyalur, misalnya Dharma Jaya membatasi maksimal 5 kali pendaftaran per bulan per KTP, dan Food Station mewajibkan warga membawa tas sendiri karena tidak menyediakan kantong plastik.

Baca Juga:  Syarat Gaji Orang Tua KIP Kuliah 2026: Batas Penghasilan, Cara Hitung Per Kapita, dan Strategi Lolos Validasi

Masalah yang Sering Terjadi dan Solusinya

Kendala paling umum adalah server yang lambat atau tidak bisa diakses saat jam pembukaan pendaftaran karena lonjakan pengguna. Solusinya, tetap tenang dan lakukan refresh halaman secara berkala tanpa menutup browser. Masalah kedua adalah data tidak ditemukan dalam sistem saat pendaftaran. Hal ini biasanya terjadi karena status penerima belum terdaftar atau ada ketidaksesuaian data dengan database Pemprov DKI Jakarta, sehingga perlu mengecek ulang data melalui kelurahan setempat.

Kendala ketiga adalah tiket antrian yang hilang atau tidak bisa dibuka saat pengambilan. Oleh karena itu, simpan tiket dalam beberapa format sejak awal. Apabila semua upaya sudah dilakukan namun masalah tetap berlanjut, hubungi layanan bantuan WhatsApp masing-masing penyalur untuk mendapatkan panduan langsung dari petugas.

FAQ: Pertanyaan Seputar Daftar Antrian KJP Sembako Bersubsidi

Q1: Berapa harga paket sembako bersubsidi KJP 2026? Harga paket sembako bersubsidi berkisar antara Rp126.000 hingga Rp146.000, tergantung komposisi barang yang dipilih. Paket standar mencakup beras 5 kg, daging sapi 1 kg, daging ayam 1 kg, ikan kembung 1 kg, telur ayam 1 tray, dan susu UHT. Harga ini jauh di bawah harga pasar normal.

Q2: Apakah bisa mendaftar antrian di hari yang sama dengan pengambilan? Tidak bisa. Pendaftaran antrian wajib dilakukan di H-1 atau sehari sebelum tanggal pengambilan. Sistem tidak menerima pendaftaran untuk pengambilan di hari yang sama. Pastikan mendaftar tepat waktu sesuai jadwal operasional masing-masing penyalur.

Q3: Apa yang terjadi jika data tidak ditemukan saat pendaftaran daring? Jika data tidak terdeteksi dalam sistem, kemungkinan besar status penerima belum terdaftar di database Pemprov DKI Jakarta. Langkah yang bisa ditempuh adalah menghubungi kelurahan setempat untuk memastikan data sudah masuk dalam sistem verifikasi resmi.

Q4: Berapa kali maksimal bisa mendaftar dalam satu bulan? Setiap penyalur memiliki ketentuan berbeda. Di Dharma Jaya, satu KTP hanya bisa mendaftar sekali per hari dengan batas maksimal 5 kali pendaftaran per bulan. Pastikan memanfaatkan jatah pendaftaran secara bijak sesuai kebutuhan keluarga.

Q5: Bolehkah mewakilkan pengambilan sembako kepada orang lain? Berdasarkan ketentuan Dharma Jaya, nama di KTP harus sama dengan orang yang mengambil barang. Artinya, penerima manfaat diharapkan datang langsung ke lokasi pengambilan. Pelanggaran terhadap ketentuan ini bisa mengakibatkan penolakan saat verifikasi di lokasi.

Disclaimer: Informasi dalam artikel ini bersumber dari ketentuan Pemprov DKI Jakarta dan masing-masing penyalur resmi (Pasar Jaya, Dharma Jaya, Food Station) yang dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan terbaru. Untuk informasi terkini dan paling akurat, pembaca disarankan mengunjungi website resmi masing-masing penyalur atau menghubungi layanan bantuan melalui WhatsApp yang telah tercantum.

Mendapatkan sembako bersubsidi dengan harga terjangkau tentu menjadi harapan setiap keluarga di Jakarta. Kunci keberhasilannya terletak pada ketepatan waktu pendaftaran di H-1, kelengkapan dokumen, dan kesiapan data digital agar proses berjalan cepat dan lancar.

Bagikan artikel ini kepada keluarga, tetangga, atau rekan yang membutuhkan informasi serupa. Pantau terus jadwal pendaftaran dan jangan lupa siapkan tas sendiri saat pengambilan sembako. Semoga panduan ini membantu Anda mendapatkan jatah sembako bersubsidi tepat waktu.

Tinggalkan komentar