Tahun 2026 kembali membawa kabar gembira bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hak keuangan berupa Tunjangan Hari Raya (THR) segera cair, dan banyak yang mulai memperhitungkan kapan waktu tepatnya dana ini masuk ke rekening. Tidak hanya soal tanggal pencairan, besaran THR juga jadi sorotan karena langsung berkaitan dengan gaji pokok dan masa kerja masing-masing pegawai.
Bagi PNS dan PPPK yang belum tahu kabar terbaru, informasi mengenai jadwal pencairan THR 2026, besaran nominal, hingga rincian gaji pokok bisa jadi acuan penting menjelang Idul Fitri. Apalagi, tahun ini pemerintah kembali memastikan THR akan cair sebelum hari raya, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Simak selengkapnya di bawah ini.
Jadwal Pencairan THR PNS dan PPPK 2026
Pencairan THR untuk PNS dan PPPK tahun ini mengacu pada regulasi yang sudah ditetapkan pemerintah. Meski belum ada pengumuman resmi secara detail, namun berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, THR biasanya cair sebelum hari raya Idul Fitri. Untuk tahun 2026, estimasi pencairan diperkirakan akan berlangsung sekitar akhir Mei hingga awal Juni.
Tanggal pasti pencairan THR biasanya ditentukan oleh Kementerian Keuangan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan mempertimbangkan proses administrasi serta kesiapan anggaran. PNS dan PPPK yang ingin tahu kapan THR-nya cair bisa memantau pengumuman resmi dari instansi masing-masing atau situs BKN secara berkala.
Besaran THR PNS dan PPPK 2026
THR untuk PNS dan PPPK dihitung berdasarkan gaji pokok dan masa kerja. Umumnya, THR yang diterima setara dengan satu bulan gaji pokok. Namun, untuk pegawai yang belum memenuhi masa kerja satu tahun penuh, THR dihitung secara proporsional.
Untuk PNS dan PPPK tetap yang sudah bekerja selama satu tahun penuh, THR yang diterima adalah 100% dari gaji pokok. Sementara bagi yang belum genap setahun, THR dihitung berdasarkan masa kerja yang sudah dijalani. Misalnya, jika pegawai baru bekerja selama 6 bulan, maka THR yang diterima adalah setengah dari gaji pokok.
Gaji Pokok PNS dan PPPK 2026
Gaji pokok PNS dan PPPK tahun 2026 mengalami penyesuaian berdasarkan kebijakan pemerintah. Besaran gaji ini menjadi dasar perhitungan THR, tunjangan kinerja, hingga tunjangan lainnya. Berikut adalah rincian gaji pokok terbaru untuk PNS dan PPPK berdasarkan golongan dan masa kerja:
| Golongan | Masa Kerja 0 Tahun | Masa Kerja 5 Tahun | Masa Kerja 10 Tahun | Masa Kerja 15 Tahun | Masa Kerja 20 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|
| I/A | 1.559.400 | 1.715.300 | 1.871.200 | 2.027.100 | 2.183.000 |
| I/B | 1.630.200 | 1.793.200 | 1.956.200 | 2.119.200 | 2.282.200 |
| II/A | 1.715.300 | 1.886.800 | 2.058.300 | 2.229.800 | 2.401.300 |
| III/A | 2.027.100 | 2.229.800 | 2.432.500 | 2.635.200 | 2.837.900 |
| IV/A | 2.837.900 | 3.121.700 | 3.405.500 | 3.689.300 | 3.973.100 |
Gaji pokok ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah, terutama jika ada penyesuaian struktur gaji atau inflasi yang mempengaruhi daya beli. Oleh karena itu, selalu cek informasi resmi dari BKN atau situs pemerintah terkait.
Syarat Penerimaan THR PNS dan PPPK
THR bukan hak otomatis yang langsung diterima semua pegawai. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar seseorang berhak mendapatkan THR. Syarat ini berlaku untuk PNS maupun PPPK, baik yang bekerja di pusat maupun daerah.
-
Minimal masa kerja 1 bulan
Pegawai harus sudah bekerja minimal satu bulan pada tanggal pencairan THR. Bagi yang baru masuk kerja kurang dari satu bulan, THR dihitung secara proporsional. -
Status kepegawaian aktif
Pegawai harus dalam status aktif, bukan cuti tanpa hak, pensiun, atau nonaktif karena alasan tertentu. -
Telah melaksanakan kewajiban ASN
Pegawai harus memenuhi kewajiban ASN, seperti tidak sedang menjalani hukuman disiplin berat atau terlibat dalam pelanggaran serius. -
Telah melengkapi data kepegawaian
Data kepegawaian harus lengkap dan valid, termasuk data keuangan seperti nomor rekening aktif.
Cara Mengecek THR dan Gaji Pokok PNS/PPPK
Bagi PNS dan PPPK yang ingin mengetahui besaran THR atau gaji pokok yang akan diterima, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Informasi ini bisa dicek melalui situs resmi pemerintah atau aplikasi kepegawaian.
-
Melalui situs BKN
Buka situs Badan Kepegawaian Negara (BKN) di bkn.go.id. Masuk ke bagian layanan informasi kepegawaian dan gunakan NIP atau nomor registrasi pegawai untuk melihat rincian gaji dan THR. -
Menggunakan aplikasi SIAKON
Aplikasi SIAKON (Sistem Informasi ASN dan PPPK) bisa diakses melalui smartphone. Pegawai hanya perlu login menggunakan akun resmi dan langsung bisa melihat rincian THR dan gaji pokok. -
Menghubungi unit kepegawaian instansi
Jika ada kendala teknis, pegawai bisa langsung menghubungi unit kepegawaian di instansi tempat mereka bekerja untuk menanyakan informasi THR dan gaji.
Perbandingan THR PNS dan PPPK Tahun 2025 dan 2026
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut adalah perbandingan THR yang diterima PNS dan PPPK pada tahun 2025 dan 2026. Perbandingan ini berdasarkan gaji pokok terbaru dan kebijakan pemerintah terkait penyesuaian THR.
| Golongan | THR 2025 (Estimasi) | THR 2026 (Estimasi) | Kenaikan (%) |
|---|---|---|---|
| I/A | 2.100.000 | 2.183.000 | 3.95% |
| II/A | 2.350.000 | 2.401.300 | 2.18% |
| III/A | 2.750.000 | 2.837.900 | 3.19% |
| IV/A | 3.850.000 | 3.973.100 | 3.20% |
Kenaikan THR dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pegawai. Namun, besaran kenaikan ini bisa berbeda untuk setiap golongan tergantung pada kebijakan anggaran dan pertimbangan ekonomi makro.
Faktor yang Mempengaruhi Besaran THR
THR tidak selalu tetap setiap tahun. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi besaran THR yang diterima oleh PNS dan PPPK. Faktor-faktor ini bisa bersifat internal maupun eksternal, tergantung pada kondisi keuangan negara dan kebijakan pemerintah.
-
Kondisi ekonomi nasional
Jika kondisi ekonomi sedang tidak stabil, pemerintah bisa mempertimbangkan untuk menyesuaikan THR agar tidak memberatkan anggaran negara. -
Anggaran negara
THR diambil dari APBN, sehingga jika anggaran terbatas, pemerintah bisa menunda pencairan atau mengurangi besaran THR. -
Kebijakan pemerintah
Kebijakan baru terkait penggajian atau tunjangan bisa memengaruhi besaran THR yang diterima pegawai. -
Masa kerja pegawai
Semakin lama masa kerja, semakin besar THR yang diterima. Pegawai yang baru masuk akan mendapatkan THR secara proporsional.
Tips Menjelang Pencairan THR
Menjelang pencairan THR, banyak PNS dan PPPK yang mulai mempersiapkan rencana keuangan. Agar THR yang diterima bisa dimanfaatkan secara maksimal, berikut beberapa tips yang bisa diikuti.
-
Buat anggaran THR
Rencanakan penggunaan THR sejak awal. Buat daftar prioritas kebutuhan, seperti kebutuhan pokok, cicilan, atau tabungan. -
Hindari pengeluaran impulsif
THR seringkali membuat orang ingin membelanjakannya untuk hal-hal yang tidak penting. Hindari godaan ini agar THR bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat. -
Gunakan THR untuk investasi atau tabungan
Jika tidak ada kebutuhan mendesak, gunakan sebagian THR untuk investasi atau tabungan jangka panjang. -
Bayar utang atau cicilan
THR bisa menjadi kesempatan untuk melunasi utang atau cicilan yang selama ini menumpuk.
Disclaimer
Informasi THR, gaji pokok, dan jadwal pencairan di atas bersifat estimasi berdasarkan kebijakan pemerintah dan pengalaman sebelumnya. Besaran THR dan tanggal pencairan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi anggaran negara dan kebijakan terbaru dari pemerintah. Untuk informasi resmi dan terkini, selalu cek situs BKN atau unit kepegawaian di instansi masing-masing.