Cara Daftar Bansos PKH Rp3,5 Juta Secara Online Februari 2026: Syarat, Langkah, dan Cara Cek Status

Program Keluarga Harapan atau PKH merupakan salah satu program bantuan sosial unggulan pemerintah Indonesia yang memberikan manfaat hingga Rp3,5 juta per tahun kepada keluarga kurang mampu. Bantuan ini menjadi harapan bagi jutaan keluarga Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pendidikan anak dan kesehatan ibu hamil. Berdasarkan data terbaru, pemerintah telah menyalurkan bansos PKH kepada lebih dari 10 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Bagi masyarakat yang merasa memenuhi kriteria namun belum terdaftar sebagai penerima, masih terbuka kesempatan untuk mengajukan diri melalui pendaftaran online. Proses pendaftaran kini semakin mudah berkat hadirnya Aplikasi Cek Bansos yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial. Masyarakat tidak perlu lagi mengantri panjang di kantor pemerintahan karena semua dapat dilakukan melalui smartphone dari rumah masing-masing.

Artikel ini akan memandu Anda memahami seluk-beluk pendaftaran bansos PKH secara online dari awal hingga akhir. Pembaca akan mendapatkan informasi lengkap mulai dari syarat yang harus dipenuhi, langkah-langkah pendaftaran, hingga cara mengecek status apakah usulan diterima atau tidak. Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan masyarakat yang layak menerima bantuan dapat mengakses haknya dengan lebih mudah.

Apa Itu Program Keluarga Harapan (PKH)?

Program Keluarga Harapan merupakan program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai bersyarat kepada keluarga miskin yang memenuhi kriteria tertentu. PKH diluncurkan pertama kali pada tahun 2007 dan terus berkembang hingga menjadi salah satu program andalan pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan. Pengelolaan program ini berada di bawah tanggung jawab Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan pelaksanaan yang melibatkan berbagai instansi terkait hingga tingkat desa.

Dasar hukum pelaksanaan PKH tercantum dalam berbagai peraturan perundang-undangan termasuk Peraturan Presiden tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan dan Peraturan Menteri Sosial tentang Program Keluarga Harapan. Bantuan yang diberikan bersifat bersyarat, artinya penerima manfaat harus memenuhi komitmen tertentu terutama terkait kehadiran anak di sekolah dan kunjungan ke fasilitas kesehatan. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.

Tujuan dan Manfaat Bansos PKH Rp3,5 Juta

PKH memiliki tujuan utama untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan serta kesehatan. Program ini juga bertujuan mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin dalam memenuhi kebutuhan dasar anggota keluarganya. Selain itu, PKH diharapkan dapat meningkatkan partisipasi anak-anak dari keluarga miskin dalam mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.

Manfaat konkret yang diterima peserta PKH berupa bantuan tunai yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan keluarga. Bantuan untuk komponen pendidikan membantu membiayai sekolah anak mulai dari SD hingga SMA atau sederajat. Komponen kesehatan memberikan dukungan bagi ibu hamil dan balita untuk mengakses layanan kesehatan yang layak. Total bantuan yang dapat diterima satu keluarga bisa mencapai Rp3,5 juta per tahun tergantung jumlah komponen yang dimiliki.

Baca Juga:  Cara Mendaftar Bansos Kemensos Februari 2026: Tutorial Online Tanpa Ribet

Syarat dan Kriteria Penerima Bansos PKH Rp3,5 Juta

Syarat Umum Pendaftaran

Calon penerima PKH wajib merupakan Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk elektronik yang masih berlaku. Selain itu, calon penerima harus sudah terdaftar atau bersedia didaftarkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kementerian Sosial. Penghasilan keluarga tidak boleh melebihi batas yang ditetapkan yaitu di bawah Rp3,5 juta per bulan untuk seluruh anggota keluarga.

Kriteria Penerima PKH

PKH ditujukan untuk keluarga miskin dan rentan yang memiliki komponen kepesertaan tertentu seperti ibu hamil, anak balita, anak usia sekolah SD hingga SMA, serta lansia dan penyandang disabilitas berat. Calon penerima tidak boleh berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, anggota Polri, maupun pensiunan dari institusi tersebut. Keluarga yang sudah menerima bantuan serupa dari program lain dengan nominal yang sama atau lebih besar juga tidak dapat didaftarkan.

Dokumen yang Diperlukan

Dokumen utama yang wajib disiapkan adalah Kartu Tanda Penduduk elektronik dengan NIK 16 digit yang masih berlaku dan terbaca jelas. Kartu Keluarga terbaru diperlukan untuk verifikasi data seluruh anggota keluarga yang akan didaftarkan. Foto swafoto sambil memegang KTP dengan wajah dan tulisan di KTP terlihat jelas akan diminta saat proses pendaftaran online. Dokumen pendukung seperti surat keterangan tidak mampu dari kelurahan dapat memperkuat usulan meskipun tidak wajib.

Aspek Keterangan
Nama Program Program Keluarga Harapan (PKH)
Penyelenggara Kementerian Sosial Republik Indonesia
Sasaran Penerima Keluarga miskin dengan komponen ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, atau disabilitas
Nominal Bantuan Hingga Rp3.500.000 per tahun
Periode Pencairan 4 tahap per tahun (per triwulan)
Website Resmi cekbansos.kemensos.go.id

Cara Daftar Bansos PKH Rp3,5 Juta Secara Online dengan Mudah

Cara Pertama: Melalui Aplikasi Cek Bansos

Langkah 1: Download dan Instal Aplikasi Cek Bansos

Buka Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iOS di smartphone Anda. Ketikkan “Cek Bansos” pada kolom pencarian dan pastikan memilih aplikasi resmi yang dikembangkan oleh Kementerian Sosial RI. Unduh dan instal aplikasi tersebut hingga selesai, proses ini membutuhkan koneksi internet yang stabil dan ruang penyimpanan yang cukup di perangkat Anda.

Langkah 2: Buat Akun Baru di Aplikasi

Setelah aplikasi terpasang, buka dan pilih opsi untuk membuat akun baru atau registrasi. Isi formulir pendaftaran dengan data diri yang valid termasuk nama lengkap sesuai KTP, NIK 16 digit, alamat email aktif, dan nomor telepon yang dapat dihubungi. Pastikan semua informasi yang dimasukkan akurat karena akan digunakan untuk proses verifikasi dan komunikasi selanjutnya.

Langkah 3: Verifikasi Akun Melalui Email atau SMS

Sistem akan mengirimkan kode verifikasi atau link aktivasi ke alamat email dan nomor telepon yang Anda daftarkan. Buka email atau SMS tersebut dan ikuti instruksi untuk mengaktifkan akun Anda. Jika tidak menerima pesan verifikasi dalam waktu beberapa menit, periksa folder spam atau coba kirim ulang kode verifikasi melalui aplikasi.

Langkah 4: Login dan Akses Menu Daftar Usulan

Masuk ke aplikasi menggunakan username dan password yang telah dibuat pada proses registrasi sebelumnya. Pada halaman utama aplikasi, cari dan pilih menu “Daftar Usulan” untuk memulai proses pengajuan bansos. Menu ini biasanya terletak di bagian tengah atau bawah halaman utama dengan ikon yang mudah dikenali.

Langkah 5: Pilih Jenis Bansos dan Isi Data Lengkap

Klik tombol “Tambah Usulan” kemudian pilih jenis bansos yang ingin diajukan yaitu “PKH” dari daftar yang tersedia. Isi seluruh kolom data diri dengan lengkap dan benar termasuk informasi anggota keluarga yang memiliki komponen PKH seperti anak sekolah atau balita. Unggah foto KTP dengan kualitas yang jelas serta swafoto sambil memegang KTP dengan wajah dan tulisan di KTP terlihat jelas.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Bansos 2026 Belum Cair Cek Status Anda di Sini

Langkah 6: Periksa dan Kirim Usulan

Sebelum mengirimkan usulan, periksa kembali seluruh data yang telah diinput untuk memastikan tidak ada kesalahan atau kekurangan. Perhatikan bahwa data yang salah dapat menyebabkan usulan ditolak atau proses verifikasi menjadi lebih lama. Klik tombol “Simpan” untuk menyelesaikan proses pendaftaran dan mengirimkan usulan Anda ke sistem Kemensos untuk diverifikasi.

Cara Kedua: Pendaftaran Offline Melalui Kantor Kelurahan

Bagi masyarakat yang tidak memiliki smartphone atau mengalami kesulitan dengan pendaftaran online, tersedia alternatif pendaftaran secara offline. Datanglah ke kantor Kelurahan atau Desa setempat dengan membawa KTP asli dan Kartu Keluarga terbaru. Sampaikan maksud Anda untuk mendaftar sebagai calon penerima PKH kepada petugas yang bertugas. Anda juga dapat meminta bantuan kepada kader pendamping PKH yang bertugas di wilayah Anda untuk membantu proses pendaftaran.

Jadwal Pendaftaran dan Pencairan Bansos PKH Februari 2026

Pendaftaran usulan bansos PKH melalui Aplikasi Cek Bansos dapat dilakukan kapan saja sepanjang tahun tanpa ada periode pembukaan dan penutupan khusus. Namun, usulan yang masuk akan diproses dan diverifikasi secara bertahap sesuai jadwal yang ditetapkan Kemensos. Proses verifikasi dan validasi data oleh pemerintah biasanya memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan tergantung volume usulan yang masuk.

Pencairan bantuan PKH dilakukan dalam empat tahap per tahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Nominal yang diterima pada setiap tahap merupakan pembagian dari total bantuan tahunan sesuai komponen yang dimiliki penerima. Penerima baru yang usulannya disetujui setelah melewati tahap tertentu akan menerima bantuan mulai dari tahap pencairan berikutnya. Informasi jadwal pencairan yang lebih detail dapat dipantau melalui aplikasi atau website resmi Kemensos.

Cara Cek Status Penerima Bansos PKH

Cek Via Website Resmi Kemensos

Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di smartphone atau laptop Anda. Pilih provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, dan kelurahan atau desa sesuai alamat domisili yang terdaftar. Masukkan nama lengkap persis seperti yang tertulis di KTP kemudian isi kode captcha yang muncul. Klik tombol “Cari Data” dan sistem akan menampilkan informasi status kepesertaan bansos jika data ditemukan.

Cek Via Aplikasi Cek Bansos

Buka Aplikasi Cek Bansos dan login menggunakan akun yang telah Anda buat sebelumnya. Pilih menu “Daftar Usulan” untuk melihat status usulan yang pernah Anda ajukan. Status usulan akan tertera di sana apakah masih dalam proses verifikasi, diterima, atau ditolak beserta keterangannya. Jika sudah terdaftar sebagai penerima, informasi jadwal pencairan juga dapat dilihat melalui aplikasi ini.

Cek Via Kantor Kelurahan atau Dinas Sosial

Datang langsung ke kantor Kelurahan atau Desa setempat dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga untuk menanyakan status kepesertaan. Petugas dapat membantu mengecek melalui sistem yang mereka miliki dan memberikan informasi lebih detail. Untuk pengecekan yang lebih komprehensif, Anda juga dapat mengunjungi kantor Dinas Sosial Kabupaten atau Kota dengan membawa dokumen identitas yang diperlukan.

Tips Penting Agar Pendaftaran Bansos PKH Diterima

Pastikan Anda benar-benar memenuhi semua kriteria yang ditetapkan sebelum mengajukan usulan agar tidak membuang waktu. Isi seluruh data diri dengan lengkap, akurat, dan sesuai dengan dokumen kependudukan yang berlaku. Unggah foto KTP dan swafoto dengan kualitas baik yaitu tidak buram, tidak terpotong, dan tulisan di KTP dapat terbaca dengan jelas.

Baca Juga:  Cara Cepat Cek Bansos PKH & BPNT 2026 Online Mudah!

Pastikan data yang diinput di aplikasi konsisten dengan data yang tercantum di KTP dan Kartu Keluarga tanpa ada perbedaan ejaan. Ajukan usulan bansos sedini mungkin untuk memberikan waktu yang cukup bagi proses verifikasi sebelum periode pencairan. Simpan bukti pendaftaran atau nomor usulan sebagai referensi untuk pengecekan status di kemudian hari.

Masalah yang Sering Terjadi dan Solusinya

Masalah pertama yang sering terjadi adalah usulan ditolak karena data tidak sesuai dengan database kependudukan. Solusinya adalah memastikan data yang diinput persis sama dengan yang tertera di KTP dan melakukan pemutakhiran data kependudukan di Disdukcapil jika memang ada perbedaan. Masalah kedua adalah aplikasi error atau gagal mengunggah foto dokumen. Pastikan ukuran file foto tidak terlalu besar dan koneksi internet dalam keadaan stabil saat melakukan upload.

Masalah ketiga adalah sudah mendaftar tapi tidak kunjung menerima bantuan meskipun status menunjukkan diterima. Hubungi call center Kemensos di 1500-299 atau WhatsApp di 0811-1022-222 untuk menanyakan kendala yang terjadi. Anda juga dapat datang ke kantor Kelurahan atau Dinas Sosial setempat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan bantuan penyelesaian masalah.

FAQ: Pertanyaan Seputar Pendaftaran Bansos PKH Rp3,5 Juta

Q1: Apakah pendaftaran bansos PKH dikenakan biaya?

Pendaftaran bansos PKH sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya sepeserpun baik melalui aplikasi maupun pendaftaran offline di kantor kelurahan. Waspadalah terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas dan meminta sejumlah uang untuk meloloskan pendaftaran. Semua proses pendaftaran dan penyaluran bantuan PKH ditangani langsung oleh Kementerian Sosial tanpa perantara berbayar.

Q2: Berapa lama proses verifikasi pendaftaran PKH?

Proses verifikasi usulan pendaftaran PKH membutuhkan waktu yang bervariasi mulai dari beberapa minggu hingga beberapa bulan. Lamanya waktu tergantung pada volume usulan yang masuk, kelengkapan data yang diajukan, dan jadwal verifikasi yang ditetapkan Kemensos. Selama menunggu, pantau terus status usulan melalui aplikasi atau website resmi untuk mengetahui perkembangannya.

Q3: Apakah pendaftaran online menjamin diterima sebagai penerima PKH?

Pendaftaran online tidak menjamin seseorang otomatis diterima sebagai penerima PKH karena masih harus melalui proses verifikasi dan validasi data. Data yang diajukan akan dicocokkan dengan database kependudukan dan dilakukan penilaian kelayakan berdasarkan kriteria yang berlaku. Hanya mereka yang memenuhi semua persyaratan dan lulus verifikasi yang akan ditetapkan sebagai penerima bantuan.

Q4: Bagaimana jika belum terdaftar di DTKS?

Jika belum terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Anda dapat mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui menu “Usulan DTKS” di Aplikasi Cek Bansos. Alternatif lainnya adalah datang langsung ke kantor Kelurahan atau Desa dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga untuk didaftarkan oleh petugas. Setelah terdaftar di DTKS, barulah Anda dapat mengajukan usulan untuk menjadi penerima PKH.

Q5: Kapan bantuan PKH akan cair setelah dinyatakan diterima?

Pencairan bantuan PKH dilakukan secara bertahap dalam empat tahap per tahun yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Penerima baru akan mendapatkan bantuan mulai dari tahap pencairan terdekat setelah statusnya dinyatakan aktif dalam sistem. Informasi detail mengenai jadwal pencairan dan nominal yang diterima dapat dipantau melalui Aplikasi Cek Bansos atau dikonfirmasi ke pendamping PKH di wilayah setempat.

Disclaimer:

Informasi dalam artikel ini bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui website resmi dan berbagai sumber terpercaya lainnya. Syarat, ketentuan, dan prosedur pendaftaran dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah yang berlaku. Untuk informasi terbaru dan paling akurat, pembaca disarankan untuk mengunjungi website resmi cekbansos.kemensos.go.id atau menghubungi call center Kemensos di 1500-299.

Itulah panduan lengkap cara mendaftar bansos PKH Rp3,5 juta secara online yang dapat Anda ikuti dengan mudah dari rumah. Poin penting yang perlu diingat adalah memastikan kelengkapan dan keakuratan data sebelum mendaftar, serta bersabar menunggu proses verifikasi yang membutuhkan waktu. Jangan lupa untuk selalu mengecek status usulan secara berkala melalui aplikasi atau website resmi.

Semoga artikel ini dapat membantu masyarakat Indonesia yang membutuhkan dalam mengakses program bantuan sosial pemerintah. Bagikan informasi ini kepada keluarga, tetangga, atau siapa saja yang mungkin memerlukan agar mereka juga dapat memanfaatkan kesempatan ini. Mari bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program perlindungan sosial yang tepat sasaran.

Tinggalkan komentar